,

Antara Fakta dan Hoax Kemenangan Pilkada Ronde ke-2

Banyak masyarakat yang tertipu hoax malah….

Antara Fakta dan Hoax Pilkada DKI

Artikel ini sudah ditulis di sebuah situs sebelum hitung cepat (quickcount) dan exit poll diambil, kami tulis kembali di sini sesuai dengan aslinya. Kami adalah pengamat politik dunia maya serta salah satu kelompok data scientist terkemuka di Jakarta yang terus meneliti perkembangan big data dan penetrasinya terhadap dunia maya.

Sejalan dengan maraknya opini, percakapan (interaksi) dan pemberitaan tentang pilkada DKI putaran ke-2, di bawah ini adalah hasil prediksi kami terhadap dua kemungkinan kemenangan dengan kriteria perhitungan dan algoritma yang kami rancang.

Antara fakta dan hoax adalah berdasarkan sumber-sumber data yang kami kumpulkan kemudian kami pisahkan secara algoritmis antara sumber organik, sentimentasi organik dan varibel lain yang berbasiskan kemampuan mesin NLP (Natural Language Processing) berbahasa Indonesia yang kami miliki dan kembangkan.

Berikut adalah data Fakta :

Data Fakta Pilkada DKI Putaran ke-2
Data Fakta Pilkada DKI Putaran ke-2

Dapat dilihat prediksi kami untuk pasangan Anies-Sandi mendapatkan kenaikan yang relatif konsisten hari-perhari sampai dengan berakhirnya pilkada (19-April-2017)

Berikut adalah data Hoax :

Data Hoax Pilkada DKI Putaran ke-2
Data Hoax Pilkada DKI Putaran ke-2

Opini yang organik melalui kampanye-kampanye buzzer dan non-organik dapat dilihat memenangkan Ahok-Djarot, tidak dapat dilihat berdasarkan sentimentasi yang cenderung akibat perbincangan cipta kondisi dan permainan topik.

Sehingga akhirnya kami mengambil keputusan berdasarkan data yang kami analisa dan berdasarkan suara media, suara netizen, distorsi topik dan korelasinya terhadap elektabilitas dunia maya, berikut ini adalah hasil analisa keseluruhan berdasarkan algoritma dan prediksi mesin kami.

Prediksi Putaran ke-3 Pilkada DKI Antara Fakta dan Hoax
Prediksi Putaran ke-3 Pilkada DKI Antara Fakta dan Hoax
Perhitungan MDA Pilkada DKI V2
Perhitungan MDA Pilkada DKI V2

Siapa yang menang? Apakah Fakta dapat mengalahkan Hoax? Kami yakin fakta tetap mengandung kebenaran yang hakiki.

Kesimpulan

Ternyata hasil hitung cepat (quickcount) dan hasil perhitungan resmi KPU membuktikan. Fakta mengalahkan Hoax. Satu hal lagi yang amat menarik beberapa jam setelah proses hitung cepat mencapai 50-60% total suara masuk, terlihat di diagram berikut :

Fakta Mengalahkan Hoax
Fakta Mengalahkan Hoax

Betapa grafik Hoax langsung terjun bebas setelah fakta membuktikan kemenangannya. Apa yang terjadi disini? Para buzzer sudah kehabisan ide dan peminatnya, sementara terlihat grafis untuk Anies-Sandi tetap stabil bahkan cenderung naik. Silahkan Anda berpendapat sendiri berdasarkan data-data yang kami berikan. Apapun pendapat Anda itu yang terbaik.

Salam Pilkada!

Data Scientist Indonesia

Penyampai Wangsit : admin

Saya selalu melihat yg terburuk menjadi yang terbaik dengan sihir naga.