Masyarakat Perlu Waspada Soal Potensi Makar pada Aksi Demo 212

Intelijen Polri sudah memberikan sinyalmen ini

Masyarakat diminta untuk menyikapi serius pernyataan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian soal potensi terjadinya dugaan makar dalam aksi 2 Desember mendatang.

Pengamat Militer, Susaningtyas Handayani Nefo menilai, potensi makar itu cukup ada melihat adanya gejolak politik yang memanas belakangan ini.

“Bagi seorang Kapolri maupun Panglima TNI bila memberi keterangan tidak mungkin asal ngomong. Itu pasti sudah merupakan masukan dari subordinasinya, berdasarkan laporan intel institusinya dan laporan lapangan anak buahnya,” kata Susaningtyas kepada Kriminalitas.com di Jakarta, Selasa (22/11/2016).

Ia melanjutkan, informasi intelijen yang diaporkan Kapolri Jenderal Tito Karnavian sudah bisa diperkirakan akan terjadi sehingga masyarakat harus waspada.

“Intelijen Polri sudah memberikan sinyalmen ini. Reaksi Kapolri yang menyebut adanya dugaan makar juga harus ditindaklanjuti,” ungkapnya.

Wanita yang juga mantan anggota Komisi I DPR ini berharap agar Polri dan TNI dapat mencegah upaya makar itu menjalar lebih cepat.

“Untuk menjaga NKRI tak boleh tanggung-tanggung. Eskalasi ancaman dalam negeri justru lebih besar sehingga harus diantisipasi dengan baik,” pungkasnya.